1st Time Coba Sushi Ikan Mentah di Sushi Bar

16 November




Jadi ceritanya, postingan ini sangat #latepost. Sempat mundur untuk dikeluarkan dari folder draft, tapi kebersamaan sama Dea n Christ, dua sahabat saya selama di Bandung cukup worth it untuk dikenang lagi.



Beberapa bulan lalu, saat masih kencang-kencangnya mengejar deadline tesis, Dea bertandang ke Bandung lagi. Pantang untuk tidak ketemuan, kami menyusun jadwal untuk ketemu. Sejam dua jam jadilah tiga jam, bisa lah untuk bebaskan diri sedikit dari eratan tesis. Cocok cocok jadwal, diantara banyak teman lain, akhirnya yang bisa ketemuan saat itu cuma saya, Dea, dan Christin.


Berunding sedikit akhirnya kami putuskan ngumpul sambil makan di Sushi Bar di BEC Bandung. Tawaran ini saya lontarkan lantaran saya penasaran, belum pernah coba sushi dengan ikan yang benar-benar mentah. Saya mengajak Dea dan Chris yang ternyata juga belum pernah coba sushi daging mentah.  Jadilah pertemuan ini jadi ajang tantangan bagi kami.

Kami duduk disalah satu pojok samping pohon sakura ala-ala. Sambil ngobrol dan pilih-pilih menu, akhirnya kami memutuskan hanya memilih satu menu mentah, yang lainnya sushi tetap dengan daging matangπŸ˜…

Kami memilih Salmon Maki : Sushi dengan ikan salmon mentah, Chicken Chrispy Special : sushi dengan ayam garing, Rock n Roll  dan Ranasaki Ika Roll yang isinya saya lupa apa saja. Yang pasti salah satu adalah tunanya. Dan minumnya yang paling murah : Cold Ocha. :D


Menu yang pertama keluar adalah Salmon Maki, mungkin karena paling mudah dibuatnya. Tinggal gulung nasi dengan salmon ditengah. Ternyata rasanya tidak seburuk yang saya kira. Tidak bau amis khas daging ikan, tidak alot, and surprisingly it's delicious. Setelah mencoba ini, saya jadi mau lagi coba ikan mentah lain, tuna misalnya. Di Sushi Bar, sebenarnya tersedia juga ikan tuna mentah, tapi atas saran teteh waiternya, untuk pertama kali makan daging mentah, sebaiknya coba dulu Salmon. Saya dan Dea lahap menghabiskan Salmon Maki, tapi tidak dengan Chris. Dia nggak doyan at all.


Tiga menu selanjutnya, ENAK SEMUA. Hahaha.. Yang paling enak sih yang Rock n Roll : yang ada keju diatasnya. Kejunya dikit tapi nendang. Mozarella asli. Kami berebut untuk yang ini lalu puas sama-sama. Nori yang dipakai juga rasanya pas. Tidak sama dengan yang biasa dijual diswalayan, bikin eneg dan baunya menyengat.



Suasana Sushi Bar BEC ini lumayan asyik buat dipakai kumpul-kumpul temans. Tersedia meja kecil dan meja panjang.  Ada kursi biasa ada juga sofa di beberapa sudut sama bar chair. Sore itu saat kami datang, tidak terlalu banyak tamu,  jadilah kami bebas hahahihi sambil foto-foto dibeberapa spot. Kalau diperhatikan, fokus point dari seluruh ruangannya adalah si pohon sakura ala-ala Disamping meja kami. Sayang pohonnya dikandang kaca-in, jadi kurang natural sebagai pajangan dan spot foto. Halah..😝😜

Untuk semua orderan, Dea- bendahara hari itu (hahaha) menebusnya dengan 205K. Worth it? I think YES.

Overall rasa 8.5/10, tempat 8/10, harga 8/10.  Repuchase : YES!

Terima kasih ya Dea dan Christ. Akhirnya kesampaikan coba sushi yang beneran sushi sama kalian. Hahaha See You When I See You. 


See you di Kiki Kuliner lainnya ya.. 


"Di tulis sambil kangen Bandung..


You Might Also Like

3 comments

  1. wah ciye yang endorse, tapi harganya gak cocok buat anak kos seperti saya. kan lumayan bisa beli indomie 5 kardus buat setahun haha

    BalasHapus
  2. ku blm pernah mau nyobain sushi.. dari dulu klo meeting kantor ada menu itu, nggak mau ngambil entah knapa �� tapi mungkin aku bakalan nyoba deh hihii.
    Asyik ya makan bareng tmn ginii.. ngangenin

    BalasHapus
  3. Ehehe milih minumnya yang paling murah? aku juga kadang pakai tak-tik begitu mbak...

    BalasHapus