Orange Is Jingga

16 Februari

From Pinterest
Disela pembicaraan absurd digrub LINE saya dan dua orang teman saya, salah satu dari mereka menanyakan satu hal yang sebenarnya amat tidak penting. "Dekat rumah ada tempat ngopi bagus loh Ki, namanya Kafe Orange, curiga itu punya kamu ya?" Dengan soknya saya jawab saja "Iya, kebetulan yang disitu itu cabang ke enam". :D

Hal serupa bukan yang pertama saya alami. Beberapa kali saya pernah ditodong dengan hal seperti itu oleh teman-teman, saat mereka menemukan sesuatu yang "orange" banget. Menurut saya ini adalah hal manis. Betapa tidak, artinya, mereka mengenal saya dengan baik. Bahwa Kiki yang mereka kenal sangat suka dengan warna orange. Jadi apapun yang orange banget mengingatkan mereka sama saya. In my so(k) sweet opinion. :p


Bahkan diantara mereka ada yang kenal persis dengan istilah "orange is jingga" yang sering-sering saya tuliskan dibeberapa media sosial yang saya punya. Sebagian juga paham sekali bahwa saya sangat menyukai pemandangan indah matahari terbenam, yang belakangan saya tahu istilahnya adalah swastamita. Juga dengan warna dunia dengan sinar matahari pagi, yang juga akhirnya saya tahu istilahnya adalah arunika. Makanya, sekarang orange is jingga saya gantikan dengan swastamita arunika :D


Swastamita
Arunika
Saking sukanya saya sama warna orange, tidak heran banyak pernak-pernik yang saya miliki berwarna orange. Beberapa orang menilai ini berlebihan, karena orange itu terlalu terang untuk sebuah barang. Apalagi saat saya memutuskan membeli koper berwarna orange yang sungguh terang. Zaujiy dan Ibu saat itu sempat melarang tapi akhirnya membiarkan saya membawa pulang koper itu, karena saya ditahap tidak bisa dilarang :D

Saya sebenarnya tidak semaniak orang-orang pengumpul barang warna tertent. Tapi kalau memang barang tersebut ada warna orangenya, kenapa tidak saya beli. Jadi bedanya, kalau seorang maniak, kemungkinan tidak akan membeli barang A karena tidak ada warna yang disukainya, sedang untuk seorang yang sekedar pengumpul, kalau ada barang dengan warna yang disukainya, ya kenapa harus beli warna lain. Kalau ternyata tidak ada sesuai warna yang disukai tapi barang tersebut dibutuhkan, ya sudah, akan tetap dibeli. Dan saya adalah jenis orang kedua. :D

Bukan hanya barang-barang, kesukaan saya sama warna orange pun melipir kealam bawah sadar saya. Dulu, saat akan membuka akun twitter, saya hanya punya satu ide, yakni : eqiijeruk, sesuai nama email yang saya punya. Nama akun tersebut akhirnya terpakai juga di IG. Parahnya,email ini terus saya gunakan bahkan dilingkungan kampus. Beberapa kali harus tengsin saat dosen atau teman-teman lain meminta alamat email saya. Saya merasa sangat...alay -_-

Dulu, ada teman yang bertanya kesaya "Kenapa sih harus eqiijeruk Ki?"
Saya jawab sekenanya saja "Yah, karena saya suka orange."
Tidak disangka, jawaban teman saya lucu juga.
"Oh jadi kalo misalnya kamu suka ungu, namamu mungkin eqiiterong ya?"
"Hahaha, bisa jadi". Lalu kami tertawa bersama.

Jeruk everywhere :D
Suatu waktu juga ada yang menanyakan kesaya. "Ki, bedanya orange sama jingga apa ya?"
Saya jawab "Sama aja deh kayaknya, makanya saya tulis orange is jingga, hahaha"
"Kayaknya beda deh, kalau sama kenapa harus ada orange aka oranye dan jingga?"
"Saya cari tahu dulu deh"
"Harus tahu dong, kamu kan orange hunter :p"

Dan ternyata, orange aka oranye dan jingga itu memang berbeda definisinya. Berdasarkan KBBI :

Oranye : warna merah kekuning-kuningan; jingga


Sedangkan

Jingga :  warna kuning kemerah-merahan; oranye;


Yah meski secara definisi berbeda, saya sebagai yang menyukai orange, tetap mengarah kesatu warna, yang tak lain tak bukan ya orange is jingga lagi. Jadi sebenarnya beda atau tidak ya? :D

Btw, ada kah teman-teman yang menyukai warna orange juga? Kalau iya, apa alasannya? Kalau pertanyaan itu diajukan kesaya, saya akan menjawab karena orange itu cerah dan ceria. Warna orange mewakili perasaan happy yang nyata. Secara tidak "terkontrol" warna orange semacam menjadi doa bagi saya dan orang-orang disekitar saya untuk bisa terus merasa bahagia.

Lalu, bagaimana warna orange itu diartikan menurut psikologi warna? Yuk saya tuliskan.

Arti Warna Orange

Orange melambangkan keceriaan, kehangatan, persahabatan, dan optimisme. Warna ini memiliki daya tarik yang kuat karena mampu merangsang pandangan mata. Saya setuju sekali dengan ini. Disumber lain dikatakan bahwa warna orange menunjukkan kehangatan, antusiasme, persahabatan, pencapaian bisnis, karier, kesuksesan, kesehatan pikiran, keadilan, daya tahan, kegembiraan, gerak cepat, sesuatu yang tumbuh, ketertarikan dan independensi.

Pada penerapannya diblog, warna ini dapat meningkatkan aktifitas mental. Disamping itu warna orange memberi kesan yang kuat pada elemen yang dianggap penting. Nah makanya, saya selain memilih putih sebagai warna dasar blog ini, elemen-elemennya saya gunakan warna orange :D

Selain itu orange adalah warna sukacita dan kreativitas. Orange mempromosikan rasa kesehatan dan energi emosional yang harus dibagi, seperti kasih sayang, semangat, dan kehangatan. Warna orange akan membantu seseorang pulih dari kekecewaan dan atau hati yang terluka terhadap seseorang. Mungkin itu kenapa saya juga termasuk orang yang ektrovert. Merasa lebih nyaman saat sudah berbagi cerita. Istilah teman-teman saya : padicur : pancing dikit,curhat. lol

Studi Tentang Warna Orange

#1 Efek Fisik
Warna orange dapat membuat efek fisik seperti kelaparan meningkat, meningkat rasa aktivitas, peningkatan sosialisasi, dorongan aspirasi, menstimulasi aktivitas mental, peningkatan pasokan oksigen ke otak,  dan meningkatkan kepuasan. Warna orange juga membantu pengambilan keputusan dan meningkatkan kebahagiaan, kepercayaan diri, dan pemahaman. 

#2 Menarik Perhatian
Warna oranye memiliki visibilitas yang sangat tinggi dan sering digunakan untuk mendapatkan perhatian. Ini bisa kita lihat, penggunaan warna orange dijalan raya. Misalnya pada kerucut lalu lintas, lampu truk derek, penanda zona kontruksi.

#3 Kadang Terkesan Tidak Serius
Penggunaan warna orange pada logo suatu produk biasanya mengarah ke hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas bermain, bersenang-senang dan makanan. Sayangnya, terkadang aura warna orange itu sendiri kurang terkesan serius dalam menanggapi masalah. Mungkin benar sih, yah karena orange itu bawaanya happy. Tapi saya sendiri sih menganggap orange itu serius tapi santai ;)

Itulah tentang warna orange yang bisa saya tuliskan malam ini. Dan anehnya, saat tulisan ini mendekati finish, sakit kepala saya hilang. Apa karena membahas orange, atau karena saya butuh penyegaran dari tesis ya? Hehe..

So, warna kesukaan kamu apa kawans? Cerita yuk! :D

You Might Also Like

6 comments

  1. aku suka warna pastel tapi kalau baju lebih condong ke warna2 gelap :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku dluuu banyak banget baju orange nya sist:D untung sekarang udah mulai berkurang, mulai koleksi yg pastel2 jg :D

      Hapus
  2. kalo saya suka biru Qii, tapi karena anak saya suka hijau, jadinya mulai suka warna hijau juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Toss pale kak, sy jg dulu suka biru.. hihihi.. btw warna hijau itu seger toh kak 😍

      Hapus
  3. Dari dulu sukanya biru, Qii. Semuaaa serba biru, di blog. Klo lihat biru itu adem, tenang, rasanya klo lihat yg ada birunya itu ingin dibawa pulang semuanya, wkwkwkk.

    Tapi sekarang jg mulai suka orange loh Qii. Gegara Tante yg tadinya suka coklat tiba2 suka orange, eehh saya malah jd ikut2an. Sekarang klo beli sesuatu sukanya malah ambil yg orange. Kursi plastiknya Faraz, naungannya, bajunya ambilnya yg orange 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. sm persis berarti kta kak, dulu suka biru skrg suka orange.. hihi welcome to the club kak hueheheh :D

      Hapus