Yakin Usaha Sampai

08 Desember

Beberapa bulan terakhir ini, yang paling banyak menyita kapasitas otak saya adalah tentang thesis, penyebab kuliah saya yang tidak kunjung selesai. Sebagai mahasiswa pascasarjana semester lima, ini adalah part yang sangat menguras emosi.

Proses yang cukup rumit sampai dengan bingung harus bagaimana mengolah data yang saya sendiri pun masih belum sreg sepenuh hati adalah hal yang sangat membebani. Belum lagi, saya harus menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari orang tua dan zaujiy, dan beberapa teman tentang kapan sebenarnya saya lulus kuliah.

Saking sulitnya posisi seperti ini, saya pernah berpikir untuk escape sementara dari jalur komunikasi. Ingin hilang sementara, lalu muncul dengan undangan wisuda untuk mereka. Tapi toh ide itu adalah hal yang sangat tidak mungkin, bagaimana bisa saya tidak berkomunikasi dengan orang-orang yang hatinya terpaut dengan hatiku.

Yang lebih ekstrim, saya bahkan pernah berpikir untuk tidak perlu menyelesaikan kuliah ini. Mungkin saat itu, saya terbawa perasaan rindu yang terlalu  untuk pulang. Pulang kerumah, bertemu dengan orang tua dan zaujiy. Kembali kezona nyaman, dan menikmatinya. Ah, betapa dangkalnya pikiran itu. 

Saya seperti lupa, bahwa saya pernah berdoa untuk sesuatu yang sedang saya raih saat ini.

Dulu, saya berdoa, untuk diberikan kesempatan untuk melanjutkan kuliah. Saya juga berdoa untuk mendapatkan beasiswa. Apa yang Allah beri? Semua. Sebagai bonusnya, Allah memberikan saya kesempatan kuliah, bahkan disalah satu kampus terbaik di Indonesia. Meskipun, dengan gagal dulu, tertunda dulu, tapi Allah tetap memberikan jalannya saya untuk kuliah. Fabiayyi 'ala irabbikuma tukazhiban.

Sudah semestinya, saya harus terus yakin: jika Allah percayakan saya bisa masuk, pasti ada jalan keluar yang disiapkannya. Jadi ketika Allah memberi kepercayaan saya untuk bisa kuliah, Allah juga pasti memberikan cara untuk saya selesaikannya.

Yang perlu saya lakukan adalah hanya harus terus berjuang. Karena tidak ada yang sia-sia dari setiap perjuangan. Mohon doanya..


Untuk semua yang sedang berjuang, mari kita berpaham yang sama.
Yakusa, yakin usaha sampai.
Bismillah.


You Might Also Like

0 comments