Berframe Besar

09 Desember

Beberapa pekan lalu, saya meminta izin kepada zaujiy untuk membeli kacamata baru. Dengan alasan, ukuran lensa yang lama sudah tidak cocok (minusnya bertambah) dan saya sudah agak bosan dengan kacamata lama saya.😅

Setelah diizinkan, ditemani Mbak Jombang, saya ke optik Melawai Ciwalk untuk memilih dan membeli kacamata baru tersebut. Setelah menimbang-nimbang, mencoba-coba dan melirik-lirik di depan cermin, terpilihlah satu frame kacamata yang menurut saya paling oke. Baik dari segi model maupun harganya.

Saya  memilih model kacamata semi eyecat. Ini pertama kalinya saya memilih kacamata model itu, sebelum-sebelumnya model kotaklah yang selalu menjadi pilihan saya. Almost all time.

Framenya cukup besar untuk ukuran wajah saya sih. Tapi akhirnya, bisa memanipulasi pandangan orang lain. Pipi saya cukup tersamarkan, kata zaujiy sesaat setelah dia melihat foto yang saya kirimkan.



Dengan frame yang besar ini, saya menjadi lebih nyaman saat melihat. Seperti tidak ada border disekitar mata, sehingga pandangan saya jadi lebih luas. Beberapa kali, saya cukup memainkan bola mata untuk melihat sesuatu diujung pandangan, tanpa perlu memalingkan sedikit wajah. Oh, ternyata seperti ini, jika menggunakan kacamata berframe besar. Bebas melihat kelebih banyak arah.

Kemudian, saya jadi terpikir sesuatu. Jika saja, kacamata yang berframe besar, bisa membuat kita berpandangan lebih luas, apatah lagi hati ya.

Jika kita dapat berbesar hati, bukankah kita bisa dapat menjadi lebih bijak dalam berpikir. Nah, biasanya, bijaknya seseorang dalam menanggapi sesuatu, salah satu faktornya adalah karena kemampuannya dalam memahami orang lain. Artinya, ada titik melihat yang lebih jauh, yang lebih luas dan lebih kompleks.

Berdasarkan konsep itu, saya jadi menarik kesimpulan sendiri. Yakni,sebisa mungkin kita harus terus berpandangan luas. Melihat dan memahami dunia tanpa batas. Terus sadar bahwa semakin banyak yang kita tahu, sebenarnya semakin banyak pula yang kita tidak tahu. Menjadi gelas setengah penuh, harus terus diterapkan.

Karena,
Apa yang kita tahu, akan mempengaruhi bagaimana kita memandang serta menilai sesuatu.
Apa yang kita tahu, akan mengarahkan kita untuk senantiasa melek terhadap keadaan.
Apa yang kita tahu, akan menjadikan kita menerima kondisi dengan lebih bijaksana.
Seharusnya demikian.

**************************
Ditulis untuk mengingatkan. Khususnya untuk diri sendiri.

You Might Also Like

0 comments