#ThrowBack Rumah

25 November

"Tempat yang nyaman selalu saja ini bernama rumah. Didalamnya selalu ada tawa, bahagia, ceria, suka..Walaupun kadang ada juga duka. Tapi ini tetaplah rumah, tempat yang menjadi tujuan untuk pulang."
Bagiku, prinsip paling dasar adalah rumah itu harus nyaman. karena dari nyaman itu lah bisa datang kebahagiaan.. umm..Dan kalau saya nanti punya rumah sendiri, rumah yang bakal saya tempati dengan tercintaku kelak, saya punya mimpi khusus tentang itu..
Tak perlu megah yang penting nyaman 😊
Saya mau rumahku berdiri di antara rumah yang lain, yang dibatasi dengan pagar. Supaya kami (saya & tercintaku kelak) tidak kesepian, akan selalu punya tetangga yang siap berbagi kue, sup, pinjam panci, dll.. hehe..😁 Pagarnya tidak perlu tinggi, yang penting cukup aman. Lalu ada sedikit taman kecil setelah pagar, disana ada bunga-bunga, rumput, dan kursi yang nyaman untuk bersantai. Bisa juga ayunan. Disana juga harus ada keran air, supaya lebih mudah cuci mobil dan menyiram tanaman. Garasi dibuat agak lebih lebar, supaya saya tidak susah untuk memasukkan atau mengeluarkan mobil.
Sebelum masuk ruang tamu, ada teras dengan beberapa kursi unik. Didalam ruang tamu ada kursi-kursi sofa dengan warna soft berpadu dengan gorden2 cantik. Disana saya mau taruh beberapa frame foto..

Ruang tengah harus
jadi ruang yang paling nyaman untuk berbagi cerita. Lantainya pake papan, agar  lebih nyaman. Disana harus ada toples cemilan =)

Terus ruang makan berdekatan dengan dapur bersih. Disatu sisi ruang makan ada dinding kaca. dibalik kaca itu ada taman kecil dengan kolam ikan, pot-pot bunga, beberapa box untuk barang bekas yang ditata supaya tidak ketahuan, beberapa alat olahraga, tabung selam juga layaknya akan taruh disana (hahaha😁), dan ada atap yang terbuka langsung. Jadi sinar matahari dan air hujan bisa masuk..

Dirumah masa depanku nanti, saya ingin ada satu dinding yang dicat dengan warna berbeda, disana akan terframe gambar-gambar anggota keluarga. Karena dari satu gambar bisa menceritakan banyak hal :)
Sebelum menuju lantai atas, ruang bawah tangga harus dibuat lemari untuk menaruh berbagai barang. Bisa jadi piring-piring, gelas, atau malah alat snorkling (hahaha ^_^)

Dilantai atas, juga ada ruang berkumpul, berbagi cerita.. tadinya ruang shalat mau dibuat diatas, tapi sepertinya akan dibawah saja ah. Diatas harus ada balkon. Balkonnya menghadap ke pamandangan terbaik sekitar rumah..

Untuk kamar utama,harus dibuat PALING AMAT SANGAT NYAMAN 😀 hmm..untuk yang ini belum terbayang baiknya bagaimana,  tapi yang jelas, bukan hanya nyaman untuk dipakai istirahat, tapi lebih dari itu. Karena disana tempat cari ketenangan, kebahagiaan, dan penyelesaian :’)

Dirumahku juga ada rak yang isinya buku semua. Didekatnya harus ada sofa lembut yang bisa bikin betah lama-lama membaca..

Dapur akan dibuat sebaik-baiknya dapur. Agar nyaman masak-masaknya apalagi kalau ada pesta atau apalah. Meskipun ramai, semua orang harus merasa nyaman didapurku, supaya produk yang keluar adalah yang terbaik dari dapurku.
Mudah-mudahan bisa tercapai punya rumah sendiri yaa..💓
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tulisan diatas saya tulis pada suatu sore di tanggal 25 September 2012. Entah apa yang dalam pikiranku, sampai akhirnya saya menuliskan itu semua. Tapi satu yang pasti,dalam tulisan itu saya sudah cukup yakin dan berharap bahwa Ari Sandy Muchtar akan menjadi suami saya. Cukup jelas dari dengan mengikutsertakan alat snorkling dan tabung selam dalam detail tulisan saya.  

Dan akhirnya, harapan dan keyakinan itu Alhamdulillah terwujud. Kini saya bersuamikan orang tersebut. Semoga keinginan tentang rumah itu juga bisa segera terwujud juga. Aaamin.

Berusaha dan berdoalah Kiki. :)

You Might Also Like

0 comments