Pengen Jadi Seksi

23 November

Entah se-spesial apa rentetan kalimat di “Sabtu Bersama Bapak” itu. Tapi faktanya (sejak saat itu sampai sekarang) setiap kali ingin berolahraga salah satu triggernya adalah cerita dalam buku itu.

Jadi begini, dalam SBB itu ada scene seorang suami yang tidak sengaja melihat istrinya berolahraga saat sedang webcam bersama anak-anaknya. Suaminya takjub kemudian menyadari betapa
istrinya berkontribusi dalam banyak hal. Disebutkannya : berkontribusi dalam keuangan keluarga, merawat anak, dan merawat dirinya sendiri. Dan setelah kejadian itu dia berkesimpulan : I have a sexy wife. And if I deserve a sexy wife, then she deserve a sexy husband”. Pokoknya seperti itulah.

Scene itu dengan anehnya menancap dipikiran saya sampai sekarang. I want to be a sexy wife. So, my husband will be a sexy husband too. Itu. Saya rasanya tidak ingin memiliki rangkaian gelambir-gelambir diperut, lengan, atau paha. Karena itu tidak sexy. Selain itu saya ingin tetap bugar dan sehat. Why? Because I want my husband got the best of me. As well as my children too.  Aamiin.
Seperti itulah. Rasanya lucu tapi kenyataannya itulah yang saya rasakan. Selain itu, kita tau bahwa semua kegiatan kita sehari-hari apalagi termasuk kegiatan seksual suami istri juga butuh tubuh yang fit, kan?



Bandung : 5 November 2016
Baru beres workout-an dikamar kost-an sambil ngemil susu dan Belvita. Oh ya, BCL nggak bohong kalau Belvita itu enak! :D 

You Might Also Like

0 comments